Menu

Sosiologi Keluarga dan Perubahan Sosial: Perspektif, Dinamika, dan Solusi Kontemporer

Penulis : Dr. Jeanne Noveline Tedja, M.Kesos. & Prof. Dr. Syamsiah Badruddin, M.Si.
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : viii + 341 hlm.
ISBN : -
Cover : Soft cover
Berat : 500 gram

Keluarga merupakan institusi sosial yang paling dekat dengan kehidupan manusia, tetapi sekaligus menjadi salah satu institusi yang paling dinamis menghadapi perubahan zaman. Perubahan sosial, ekonomi, budaya, gender, teknologi, hingga pola relasi antargenerasi telah membawa keluarga Indonesia pada berbagai bentuk transformasi. Di satu sisi, perubahan tersebut membuka peluang bagi terciptanya relasi keluarga yang lebih setara, inklusif, dan adaptif. Namun di sisi lain, perubahan juga menghadirkan persoalan baru, mulai dari konflik dalam keluarga, disorganisasi hubungan, perceraian, hingga berbagai bentuk pelanggaran hak dan kekerasan terhadap anak.

Sosiologi Keluarga dan Perubahan Sosial: Perspektif, Dinamika, dan Solusi Kontemporer hadir untuk memahami berbagai perubahan tersebut melalui perspektif sosiologi keluarga sekaligus menghubungkannya dengan persoalan konkret yang dihadapi keluarga Indonesia. Buku ini tidak hanya membahas keluarga sebagai unit sosial, tetapi juga melihat bagaimana keluarga berinteraksi dengan struktur masyarakat, budaya, kebijakan, dan perubahan sosial yang lebih luas.

Pembahasan diawali dengan pengenalan ruang lingkup dan perkembangan studi sosiologi keluarga, kemudian dilanjutkan dengan proses sosialisasi dan pembentukan kepribadian, struktur serta fungsi keluarga, dan berbagai perspektif teoretis, seperti struktural fungsional, teori konflik, interaksionisme simbolik, teori pertukaran sosial, dan teori feminis. Kerangka teori tersebut digunakan untuk membaca dinamika gender, inklusi sosial, pola hubungan dalam keluarga, konflik, disorganisasi keluarga, hingga fenomena perceraian dan dampaknya.

Perhatian khusus diberikan pada persoalan kesejahteraan dan hak-hak anak. Buku ini mengkaji prinsip-prinsip pemenuhan hak anak, fenomena krisis kesejahteraan anak, serta berbagai persoalan sosial seperti perkawinan anak, kekerasan seksual, dan problematika yang dihadapi remaja. Berbagai isu tersebut tidak hanya dilihat sebagai persoalan individual atau domestik, tetapi ditempatkan dalam konteks struktur sosial, relasi kuasa, budaya, dan perubahan masyarakat.

Keunggulan buku ini terletak pada upayanya mempertemukan teori, realitas empiris, analisis kasus, dan tawaran solusi. Perspektif sosiologi digunakan untuk menganalisis pelanggaran hak anak sekaligus mengidentifikasi kendala dalam penanganannya. Pada bagian akhir, buku menawarkan pendekatan sosiologis dalam pemecahan masalah, strategi penguatan ketahanan keluarga, kolaborasi multipihak melalui pendekatan pentahelix, serta gagasan inovatif untuk menghadapi perubahan sosial di masa depan.

Dengan pendekatan tersebut, buku ini tidak berhenti pada pertanyaan tentang apa yang terjadi dalam keluarga, tetapi juga mengajak pembaca memahami mengapa perubahan dan persoalan tersebut terjadi, bagaimana dampaknya terhadap anggota keluarga terutama anak, serta apa yang dapat dilakukan untuk membangun keluarga dan lingkungan sosial yang lebih responsif, inklusif, dan protektif.

Buku ini dapat menjadi referensi dan bahan ajar bagi mahasiswa dan dosen pada bidang sosiologi, ilmu sosial, kesejahteraan sosial, serta disiplin terkait. Lebih luas lagi, buku ini relevan bagi peneliti, praktisi sosial, pendamping anak dan keluarga, pembuat kebijakan, maupun masyarakat yang ingin memahami keluarga Indonesia sebagai institusi sosial yang terus bergerak, beradaptasi, dan menghadapi tantangan baru.

Stok Kosong

Sosiologi Keluarga dan Perubahan Sosial: Perspektif, Dinamika, dan Solusi Kontemporer

Penulis : Dr. Jeanne Noveline Tedja, M.Kesos. & Prof. Dr. Syamsiah Badruddin, M.Si.
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : viii + 341 hlm.
ISBN : -
Cover : Soft cover
Berat : 500 gram

Keluarga merupakan institusi sosial yang paling dekat dengan kehidupan manusia, tetapi sekaligus menjadi salah satu institusi yang paling dinamis menghadapi perubahan zaman. Perubahan sosial, ekonomi, budaya, gender, teknologi, hingga pola relasi antargenerasi telah membawa keluarga Indonesia pada berbagai bentuk transformasi. Di satu sisi, perubahan tersebut membuka peluang bagi terciptanya relasi keluarga yang lebih setara, inklusif, dan adaptif. Namun di sisi lain, perubahan juga menghadirkan persoalan baru, mulai dari konflik dalam keluarga, disorganisasi hubungan, perceraian, hingga berbagai bentuk pelanggaran hak dan kekerasan terhadap anak.

Sosiologi Keluarga dan Perubahan Sosial: Perspektif, Dinamika, dan Solusi Kontemporer hadir untuk memahami berbagai perubahan tersebut melalui perspektif sosiologi keluarga sekaligus menghubungkannya dengan persoalan konkret yang dihadapi keluarga Indonesia. Buku ini tidak hanya membahas keluarga sebagai unit sosial, tetapi juga melihat bagaimana keluarga berinteraksi dengan struktur masyarakat, budaya, kebijakan, dan perubahan sosial yang lebih luas.

Pembahasan diawali dengan pengenalan ruang lingkup dan perkembangan studi sosiologi keluarga, kemudian dilanjutkan dengan proses sosialisasi dan pembentukan kepribadian, struktur serta fungsi keluarga, dan berbagai perspektif teoretis, seperti struktural fungsional, teori konflik, interaksionisme simbolik, teori pertukaran sosial, dan teori feminis. Kerangka teori tersebut digunakan untuk membaca dinamika gender, inklusi sosial, pola hubungan dalam keluarga, konflik, disorganisasi keluarga, hingga fenomena perceraian dan dampaknya.

Perhatian khusus diberikan pada persoalan kesejahteraan dan hak-hak anak. Buku ini mengkaji prinsip-prinsip pemenuhan hak anak, fenomena krisis kesejahteraan anak, serta berbagai persoalan sosial seperti perkawinan anak, kekerasan seksual, dan problematika yang dihadapi remaja. Berbagai isu tersebut tidak hanya dilihat sebagai persoalan individual atau domestik, tetapi ditempatkan dalam konteks struktur sosial, relasi kuasa, budaya, dan perubahan masyarakat.

Keunggulan buku ini terletak pada upayanya mempertemukan teori, realitas empiris, analisis kasus, dan tawaran solusi. Perspektif sosiologi digunakan untuk menganalisis pelanggaran hak anak sekaligus mengidentifikasi kendala dalam penanganannya. Pada bagian akhir, buku menawarkan pendekatan sosiologis dalam pemecahan masalah, strategi penguatan ketahanan keluarga, kolaborasi multipihak melalui pendekatan pentahelix, serta gagasan inovatif untuk menghadapi perubahan sosial di masa depan.

Dengan pendekatan tersebut, buku ini tidak berhenti pada pertanyaan tentang apa yang terjadi dalam keluarga, tetapi juga mengajak pembaca memahami mengapa perubahan dan persoalan tersebut terjadi, bagaimana dampaknya terhadap anggota keluarga terutama anak, serta apa yang dapat dilakukan untuk membangun keluarga dan lingkungan sosial yang lebih responsif, inklusif, dan protektif.

Buku ini dapat menjadi referensi dan bahan ajar bagi mahasiswa dan dosen pada bidang sosiologi, ilmu sosial, kesejahteraan sosial, serta disiplin terkait. Lebih luas lagi, buku ini relevan bagi peneliti, praktisi sosial, pendamping anak dan keluarga, pembuat kebijakan, maupun masyarakat yang ingin memahami keluarga Indonesia sebagai institusi sosial yang terus bergerak, beradaptasi, dan menghadapi tantangan baru.

Stok Kosong