Membaca Masyarakat dengan Lensa Sosiologi: Teori, Perspektif Kritis, dan Realitas Indonesia Kontemporer
| Penulis | : | Prof. Dr. Syamsiah Badruddin, M.Si., Prof. Dr. Paisal Halim, M.Hum., dkk. |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | lii + 500 hlm. |
| ISBN | : | - |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 760 gram |
Buku ini hadir sebagai upaya menghadirkan kajian sosiologi yang tidak hanya bersifat pengantar, tetapi juga kritis, reflektif, dan relevan dengan dinamika masyarakat masa kini. Di tengah perubahan sosial yang semakin cepat dan kompleks, buku ini mengajak pembaca memahami realitas sosial secara lebih jernih melalui pendekatan teoritis, metodologis, dan empiris.
Sosiologi dalam buku ini diposisikan bukan sekadar sebagai ilmu tentang masyarakat, melainkan sebagai alat untuk membaca hubungan antara pengalaman pribadi dan struktur sosial yang lebih luas. Persoalan seperti kemiskinan, ketimpangan pendidikan, diskriminasi, kekerasan berbasis gender, konflik identitas, kesehatan, media digital, hingga krisis demokrasi dipahami sebagai bagian dari relasi sosial, kekuasaan, dan perubahan zaman.
Buku ini membahas beragam tema penting dalam sosiologi, mulai dari teori klasik Marx, Weber, dan Durkheim hingga perspektif kontemporer seperti Bourdieu, Foucault, Butler, Habermas, dan pemikiran Global South. Setiap pembahasan dikaitkan dengan konteks Indonesia kontemporer melalui data empiris, studi kasus, dan refleksi kebijakan, sehingga teori sosial tidak berhenti sebagai konsep abstrak, tetapi menjadi alat analisis terhadap kenyataan sehari-hari.
Topik yang dibahas meliputi stratifikasi sosial, gender, ras dan etnisitas, kesehatan, agama, keluarga, pendidikan, budaya, media, demokrasi, birokrasi, hingga isu dekolonisasi pengetahuan dan keadilan sosial. Buku ini juga menempatkan Indonesia bukan hanya sebagai objek penerapan teori, tetapi sebagai sumber pengalaman sosial yang kaya untuk pengembangan pemikiran sosiologis.
Disusun secara sistematis dan kontekstual, buku ini dapat digunakan oleh mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi sosial, pengambil kebijakan, maupun pembaca umum yang tertarik memahami masyarakat secara lebih kritis. Pada akhirnya, buku ini mengajak pembaca melihat sosiologi sebagai ilmu yang hidup—ilmu yang tidak hanya menjelaskan masyarakat, tetapi juga menumbuhkan kepekaan sosial, kesadaran kritis, dan komitmen terhadap keadilan serta kemanusiaan.
Stok Kosong
Membaca Masyarakat dengan Lensa Sosiologi: Teori, Perspektif Kritis, dan Realitas Indonesia Kontemporer
| Penulis | : | Prof. Dr. Syamsiah Badruddin, M.Si., Prof. Dr. Paisal Halim, M.Hum., dkk. |
| Ukuran | : | 15.5 x 23 cm |
| Tebal | : | lii + 500 hlm. |
| ISBN | : | - |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 760 gram |
Buku ini hadir sebagai upaya menghadirkan kajian sosiologi yang tidak hanya bersifat pengantar, tetapi juga kritis, reflektif, dan relevan dengan dinamika masyarakat masa kini. Di tengah perubahan sosial yang semakin cepat dan kompleks, buku ini mengajak pembaca memahami realitas sosial secara lebih jernih melalui pendekatan teoritis, metodologis, dan empiris.
Sosiologi dalam buku ini diposisikan bukan sekadar sebagai ilmu tentang masyarakat, melainkan sebagai alat untuk membaca hubungan antara pengalaman pribadi dan struktur sosial yang lebih luas. Persoalan seperti kemiskinan, ketimpangan pendidikan, diskriminasi, kekerasan berbasis gender, konflik identitas, kesehatan, media digital, hingga krisis demokrasi dipahami sebagai bagian dari relasi sosial, kekuasaan, dan perubahan zaman.
Buku ini membahas beragam tema penting dalam sosiologi, mulai dari teori klasik Marx, Weber, dan Durkheim hingga perspektif kontemporer seperti Bourdieu, Foucault, Butler, Habermas, dan pemikiran Global South. Setiap pembahasan dikaitkan dengan konteks Indonesia kontemporer melalui data empiris, studi kasus, dan refleksi kebijakan, sehingga teori sosial tidak berhenti sebagai konsep abstrak, tetapi menjadi alat analisis terhadap kenyataan sehari-hari.
Topik yang dibahas meliputi stratifikasi sosial, gender, ras dan etnisitas, kesehatan, agama, keluarga, pendidikan, budaya, media, demokrasi, birokrasi, hingga isu dekolonisasi pengetahuan dan keadilan sosial. Buku ini juga menempatkan Indonesia bukan hanya sebagai objek penerapan teori, tetapi sebagai sumber pengalaman sosial yang kaya untuk pengembangan pemikiran sosiologis.
Disusun secara sistematis dan kontekstual, buku ini dapat digunakan oleh mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi sosial, pengambil kebijakan, maupun pembaca umum yang tertarik memahami masyarakat secara lebih kritis. Pada akhirnya, buku ini mengajak pembaca melihat sosiologi sebagai ilmu yang hidup—ilmu yang tidak hanya menjelaskan masyarakat, tetapi juga menumbuhkan kepekaan sosial, kesadaran kritis, dan komitmen terhadap keadilan serta kemanusiaan.
Stok Kosong