Menu

Indigenisasi Konstruksi Sosial dalam Masyarakat

Penulis : Dr. Andi Ahmad Hasan Tenriliweng. S.S.T., M.Si.
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : vi + 269 hlm.
ISBN : 978-623-466-739-4
Cover : Soft cover
Berat : 390 gram

Buku Indigenisasi Konstruksi Sosial dalam Masyarakat ini membahas proses membumikan teori dan konsep sosial agar selaras dengan nilai, norma, dan kearifan lokal suatu masyarakat. Menggabungkan pendekatan sosiologi, antropologi, dan kajian budaya, buku ini menguraikan bagaimana konstruksi sosial yang berasal dari luar dapat diadaptasi, dimodifikasi, dan diinternalisasi sesuai konteks sosial-budaya lokal. Pembahasan meliputi konsep dasar konstruksi sosial, pentingnya indigenisasi dalam menjaga identitas dan keberlanjutan budaya, peran tokoh masyarakat dan lembaga adat, serta dinamika perubahan sosial yang dipengaruhi oleh globalisasi. Disertai studi kasus dari berbagai daerah di Indonesia, buku ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai lokal dapat menjadi landasan kuat dalam membangun kebijakan, pendidikan, dan program pemberdayaan yang lebih relevan dan efektif.

Dengan bahasa yang jelas dan analitis, buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, peneliti, pekerja sosial, pembuat kebijakan, dan aktivis yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa kearifan lokal bukanlah penghambat kemajuan, melainkan modal sosial yang dapat memperkaya dan memperkuat pembangunan yang berkelanjutan.
 

Stok Kosong

Indigenisasi Konstruksi Sosial dalam Masyarakat

Penulis : Dr. Andi Ahmad Hasan Tenriliweng. S.S.T., M.Si.
Ukuran : 15.5 x 23 cm
Tebal : vi + 269 hlm.
ISBN : 978-623-466-739-4
Cover : Soft cover
Berat : 390 gram

Buku Indigenisasi Konstruksi Sosial dalam Masyarakat ini membahas proses membumikan teori dan konsep sosial agar selaras dengan nilai, norma, dan kearifan lokal suatu masyarakat. Menggabungkan pendekatan sosiologi, antropologi, dan kajian budaya, buku ini menguraikan bagaimana konstruksi sosial yang berasal dari luar dapat diadaptasi, dimodifikasi, dan diinternalisasi sesuai konteks sosial-budaya lokal. Pembahasan meliputi konsep dasar konstruksi sosial, pentingnya indigenisasi dalam menjaga identitas dan keberlanjutan budaya, peran tokoh masyarakat dan lembaga adat, serta dinamika perubahan sosial yang dipengaruhi oleh globalisasi. Disertai studi kasus dari berbagai daerah di Indonesia, buku ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai lokal dapat menjadi landasan kuat dalam membangun kebijakan, pendidikan, dan program pemberdayaan yang lebih relevan dan efektif.

Dengan bahasa yang jelas dan analitis, buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, peneliti, pekerja sosial, pembuat kebijakan, dan aktivis yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa kearifan lokal bukanlah penghambat kemajuan, melainkan modal sosial yang dapat memperkaya dan memperkuat pembangunan yang berkelanjutan.
 

Stok Kosong