Dari Pergerakan Menuju Kepemimpinan: Jejak Langkah Alumni PMII di Panggung Politik, Akademik, dan Kemasyarakatan
| Penulis | : | Insan Purnama, Yayat Hidayat, Luluk Nur Hamidah, dkk. |
| Ukuran | : | 17 x 24 cm, |
| Tebal | : | xii + 335 hlm. |
| ISBN | : | - |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 450 gram |
Buku ini lahir dari sebuah ajakan yang sederhana: mengundang sahabat-sahabat alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dari berbagai angkatan, wilayah, dan latar profesi, untuk menuliskan gagasan, kegelisahan, dan harapannya tentang arah Nahdlatul Ulama memasuki abad kedua, serta peran alumni PMII di dalamnya.
Keberagaman yang tampak di dalam buku ini bukanlah kelemahan yang perlu disembunyikan, melainkan justru kekuatan yang patut dirayakan. Sebagaimana NU dan PMII sendiri adalah rumah besar yang menampung keberagaman—dari pesantren hingga kampus, dari kampung hingga Senayan, dari mimbar hingga meja kerja—buku ini pun hadir sebagai miniatur dari keberagaman itu: satu almamater, ribuan jalan pengabdian.
Para penulis buku ini datang dari latar belakang yang sangat beragam: ada guru besar dan akademisi yang terbiasa menulis dengan kerangka teori dan catatan kaki yang rapi; ada anggota DPR/DPD RI dan pejabat publik yang menuangkan gagasan dengan bahasa kebijakan yang lugas; ada kiai dan pengasuh pesantren yang menulis dengan nuansa fikih dan hikmah pesantren; ada aktivis dan pengurus organisasi yang menulis dengan semangat gerakan yang menggebu; dan tidak sedikit pula yang menulis dengan gaya memoar personal, mengalir sebagai kisah hidup, penuh kenangan masa kecil, ruang kaderisasi, hingga pengalaman lapangan yang menyentuh.
Stok Kosong
Dari Pergerakan Menuju Kepemimpinan: Jejak Langkah Alumni PMII di Panggung Politik, Akademik, dan Kemasyarakatan
| Penulis | : | Insan Purnama, Yayat Hidayat, Luluk Nur Hamidah, dkk. |
| Ukuran | : | 17 x 24 cm, |
| Tebal | : | xii + 335 hlm. |
| ISBN | : | - |
| Cover | : | Soft cover |
| Berat | : | 450 gram |
Buku ini lahir dari sebuah ajakan yang sederhana: mengundang sahabat-sahabat alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dari berbagai angkatan, wilayah, dan latar profesi, untuk menuliskan gagasan, kegelisahan, dan harapannya tentang arah Nahdlatul Ulama memasuki abad kedua, serta peran alumni PMII di dalamnya.
Keberagaman yang tampak di dalam buku ini bukanlah kelemahan yang perlu disembunyikan, melainkan justru kekuatan yang patut dirayakan. Sebagaimana NU dan PMII sendiri adalah rumah besar yang menampung keberagaman—dari pesantren hingga kampus, dari kampung hingga Senayan, dari mimbar hingga meja kerja—buku ini pun hadir sebagai miniatur dari keberagaman itu: satu almamater, ribuan jalan pengabdian.
Para penulis buku ini datang dari latar belakang yang sangat beragam: ada guru besar dan akademisi yang terbiasa menulis dengan kerangka teori dan catatan kaki yang rapi; ada anggota DPR/DPD RI dan pejabat publik yang menuangkan gagasan dengan bahasa kebijakan yang lugas; ada kiai dan pengasuh pesantren yang menulis dengan nuansa fikih dan hikmah pesantren; ada aktivis dan pengurus organisasi yang menulis dengan semangat gerakan yang menggebu; dan tidak sedikit pula yang menulis dengan gaya memoar personal, mengalir sebagai kisah hidup, penuh kenangan masa kecil, ruang kaderisasi, hingga pengalaman lapangan yang menyentuh.
Stok Kosong